Libur, liburan !!!

Datangnya masa liburan merupakan hal yang pastinya ditunggu- tunggu bagi setiap setiap orang . Dengan adanya liburan kita bisa bersenang- senang, berkumpul bersama di rumah bersama keluarga Ayah, Ibu, Kakak, Adik juga Nenek dan Kakek. Atau dengan menghabiskan waktu liburan bersama teman- teman untuk mengunjungi berbagai tempat wisata seperti pantai, taman bermain kota, gunung, pergi ke rumah Nenek di kampong juga mengunjungi berbagai Kota yang sama sekali belum pernah Kita singgahi.

12810-liburan-ke-pantai-membuat-anda-lebih-bahagiaLibur adalah kata terindah bagi para pekerja, pegawai, karyawan, dan sebangsanya. Karena dengan libur, berarti mereka bisa jeda dari rutinitas kerja yang melelahkan. Pergi bertamasya bersama keluarga, mengunjungi handai taulan, atau sekadar istirahat di rumah.

Bagi pemilik usaha, bos, majikan, dan sebangsanya libur bisa jadi menjadi kata paling menyakitkan di muka bumi ini. Hehe, setidaknya itu kata Tuan Crab dalam serial animasi kartun Spongebob Squarepant. Libur berarti kehilangan produktivitas, kehilangan kesempatan mengumpulkan pundi-pundi kekayaan.

Bagi yang beruntung bekerja di instansi pemerintah dan sejenisnya, libur menjadi hak mutlak yang dapat dinikmati. Pemerintah melalui Kementrian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi telah mengatur hari libur dan cuti bersama dalam sebuah surat edaran. Di samping libur umum dan cuti bersama, masih ditambah lagi dengan cuti tahunan, cuti di luar tanggungan, dan cuti-cuti yang lain.

Dan bisanya tak satupun kementerian atau lembaga pemerintah yang berani melanggar isi surat edaran libur tersebut. Malah seringnya menambah hari libur dengan alasan hari kejepit nasional. Dipas-paske.Hehehe.

Bagi pegawai swasta (hampir semua pekerja di sektor swasta) pasti mengamini bahwa kebijakan libur takkan pernah mengacu kepada peraturan pemerintah atau surat edararan menteri. Libur biasanya berdasarkan aturan perusahaan atau aturan pemilik usaha.

Jangankan mengikuti aturan libur cuti bersama. Tanggal merah, hari Sabtu atau Minggu banyak di antara para pekerja sektor swasta yang masuk dan mengabaikan hak libur karena mengejar target pendapatan akhir tahun, lembur, dan alasan lainnya.

Kadang terasa tidak adil. Sering kita melihat sekeliling, tetangga, teman, atau kerabat yang bekerja biasa saja, banyak libur, banyak punya waktu di rumah, tetapi uannya banyak, gaji dan tunjangannya besar, selah rejeki mengalir tiada henti. Harta melimpah ruah.

Tetapi kita sering juga melihat di sekitar, banyak tetangga, teman, sahabat, kerabat, atau malah diri kita sendiri bekerja siang malam, banting tulang, pergi pagi pulang pagi, mengabaikan libur, tetapi rezeki yang didapat tidak begitu banyak. Bahkan sering kekurangan. Hiduo pas-pasan.

Tapi itulah hidup, di manapun kita jatuh dan berada mestinya tak boleh lantas terus mengeluh, membandingkan kehidupan yang kita miliki dengan kehidupan orang lain. Nikmati saja, karena dengan menikmati kehidupan yang kita miliki, berarti menjauhkan kita dari sifat iri, dengki, dan kufur akan banyak nikmat Tuhan.

Selamat berlibur bagi Anda yang merayakan, bagi yang harus berada di tempat kerja karena tuntutan tugas, nikmati saja. Jangan berpikir yang lain. Dan jangan lupa sambil liburan kita cek web aliapa.com menyediakan produk2 yang kita sukai dengan harga hemat di kantong buruan ke www.aliapa.com

promosi-WEB-SOSMED--

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s